The Relationship Between Parents Perceptions And The Completeness Of Basic Immunization In Infants Aged 12-24 Months At Posyandu Sakura Air Upas, Ketapang Regency, West Kalimantan Province In 2022

Authors

  • Sutrisni D-III Midwifery Study Program, Universitas Kadiri, Indonesia
  • Dewi Kartika Sari D-IV Midwifery Study Program, Universitas Kadiri, Indonesia
  • Eka Lilyanti D IV Midwifery Study Program, Universitas Kadiri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30994/jgrph.v8i1.427

Keywords:

Basic of immunization, Parent, Perception

Abstract

Immunizations is the on of the preventive efforts carried out by the government in preventing schildren from infectious diseases. The coverage of UCI villages or ward according to the Community Health Center in Ketapang Regency in 2021, the Air Upas Health Center is in 7th place (75% coverage) which has not met the target. As for immunization coverage complete basic measles and basic immunization in infants from Ketapang Regency, Air Upas was ranked 13th, namely the fulfillment of measles immunization by 73% and basic immunization by 74%. There are many reasons why they don’t immunize their babies. The purpose of this study was to analyze the relationship between parents perceptions and the completeness of basic immunizations in infants aged 12-24.

The research is a type of korelasional analytic design. The population in this study were parent who had babies aged 12-24 months. The sampling technique uses total sampling where the number of samples is the same as the population which later the population that enter is the same as the number of samples needed, namely as many as 33 people. Data were collected using questionnaires and basic immunization completeness assessment sheets, and then analyzed using chi-square statistical analysis with p < 0,05.

The results of the analysis most of the respondents (60,6%) had positive perceptions, and 18 respondents (54,5%) or most of them had babies with complete immunization. The results of the statistical test using che-square show the results of the value X2 – 18,992a and p = 0,000  the value of p < α where p < 0,05 means that the results showed that parent had a positive perception of basic immunization in infants aged 12-24 months.

Researches hope that health workers will continue to increase their motivation, ability, and knowledge related to complete basic immunization. In addition, it can increase education about complete basic immunization and the importance of completeness of basic immunization for Posyandu cadres, parents and families so that it can increase immunization coverage and change negative parental perceptions of immunization for infants.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajzen, I. (2015). The theory of planned behaviour is alive and well, and not ready to retire: a commentary on Sniehotta, Presseau, and Araújo-Soares. Health psychology review, 9(2), 131-137.

Ardiyanti Hidayah, Kiki, F.(2018). Hubungan Presepsi Orang Tua dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi 12 Bulan. Mojokerto: LPPM Dian Husada.

Anggun Nanda Kharin, dkk. Pengetahuan, Pendidikan, dan Sikap Ibu terhadap Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol. 1, No. 1, April 2021.

Aprilia, R., Herlina, Idayanti, T., Virgia, V., & Yuliani, A. (2018). Hubungan pengetahuan dengan sikap ibu tentang imunisasi difteri pada anak balita di desa jatiwates kecamatan tembelang kabupaten Jombang. Nurse Heal J Keperawatan, 31–41.

Bachtiar, I. A., & Zahroh, C. (2020). Hubungan Persepsi Ibu dengan Imunisasi Campak pada Bayi usia diatas 9 bulan di Posyandu Mojowuku Slempit Gresik. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(01).

Daman, N. Jelita A., & Hargono, A. (2018). Pengaruh Sikap Dan Presepsi Ibu Terhadap Dukungan Tokoh Agama Serta Dukungan Keluarga Terhadap Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Bayi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada.

Dillyana, T. A., & Nurmala, I. (2019). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Persepsi Ibu dengan Status Imunisasi Dasar di Wonokusomo. Jurnal Promkes : The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 7(1). https://doi.org/10.20473

Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang. (2022). Profil Kesehatan 2021. [online] Available at: [Accessed 06 Juli 2022]

Fadlyana, E., Rusmil, K., & Bachtiar, N. S. (2013). Kekebalan dan Keamanan setelah Mendapat Imunisasi Hepatitis B Rekombinan pada Anak Remaja. Sari Pediatri, 15(2), 87–92.

Gunardi, H., & et.all. (2017). Jadwal Imunisasi Anak Usia 0 – 18 tahun Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia 2017. Sari Pediatri, 18(5), 417–422.

Halim, R.G. (2016). Campak pada Anak. (Vol. 43).

Hanum, Z. (2019). Vaksin PCV dan Rotavirus bakal Masuk Imunisasi Wajib. Media Indonesia.

Hijani, R., Nauli, F. A., & Zulfitri, R. (2015). Hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja puskesmas dumai kota kelurahan dumai kota.

IDAI. (2013). Imunisasi Penting Untuk Mencegah Penyakit Bahaya. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/imunisasi-penting-untukmencegah-penyakit-berbahaya

Iik Hikmah Nurharpiyani, dkk. Hubungan Presepsi Ibu Tentang Imunisasi dengan Kelengkapan Imunisasi dasar pada Bayi Usia 9-11 di Desa Paninggaran Kecamatan Darma Tahun 2021. Journal Of Health Research Scienc. VOL. 01 NO. 02, Desember 2021.

Imelda, F. dkk. Persepsi dan Sikap Orang Tua tentang Pemberian Imunisasi Anak. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol. 10, No. 2, 2020.

Isnayni, E. (2016). Hubungan Karakteristik Ibu dan Peran Keluarga (Inti dan Non Inti) dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Available at: www.reository.unair.ac.id

Isamaniar, H. (2015). Manajemen Unit Kerja: untuk Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Ilmu Kesehatan Masyarakat Keperawatan dan Kebidanan. Deepublish

Jauhari F, Suhairi L, Fakriah. Persepsi ibu terhadap imunisasi dasar pada anak batita di desa paya tungel kecamatan Jagong kabupaten Aceh Tengah. J lmiah Mhs Pendidik Anak Usia Dini. 2018;3(2):22–31.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Petunjuk Teknis Manajemen dan Tatalaksana TB pada Anak. Jakarta: Kementrian Indonesia.

Kemenkes RI. (2015). Buku Ajar Imunisasi. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wpcontent/uploads/2017/10/03Buku-Ajar-Imunisasi-06-10-2015-small.pdf

Kubli, K. et al., 2017. Student pharmacists ’ perceptions of immunizations. Currents in Pharmacy Teaching and Learning, (xxxx), pp.1–7. Available at: http://dx.doi.org/10.1016/j.cptl.2017.02.005.

Lia, (2014). Program Imunisasi. http://www/litbang.Depkes.go.id/risbinkes

Available at: [Accessed 06 Juli 2022]

Luthy, K.E., Beckstrand, R.L. & Meyers, C.J.H., 2012. Common Perceptions of Parents Requesting Personal Exemption From Vaccination. , 29(2), pp.95– 103.

Makarim, F.R. Kewajiban Imunisasi Dasar, Manfaat dan Keamanan. Riptek Vol. II, No. 2, Tahun 2017, Hal 87-96

Meyvi Stefriyani Senewe, dkk. Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Di Puskesmas Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Madya Manado. e-Jurnal Keperawatan (e-Kp) Vol. 5, No. 1, Februari 2017.

Notoatmodjo, S.(2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam. (2015). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan 4th ed. Jakarta: Salemba Medika

Pardede, S. (2010). Hubungan Kepatuhan Melakukan Imunisasi Dasar dengan Angka Kejadian PD3I. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Available at: www.library.upnvj.ac.id

Proverawati, Andhini, dan C. Setyo Dwi. (2010). Imunisasi dan Vaksinasi Pertama. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rahmawati, A.I. (2013). Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Sebagai Pencegah Penyakit PD3. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Available at: www.repository.unair.ac.id

Rahmawati, A. I., & Wahyuni, C. U. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar di Kelurahan Krembangan Utara. Jurnal Berkala Epidemiologi, 2.

Rahmawati, F., & Sufriani. (2020). Persepsi Dan Perilaku Ibu Tentang Imunisasi Dasar Pada Anak Di Aceh Besar. Idea Nursing Journal, 6.

Ranuh, I. (2011). Pedoman Imunisasi di Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Rini, A.P.(2015). Hubungan Anatar Karakteristik, Jumlah Anak dan Pengetahuan Ibu Terhadap Status Kelengkapan Imunisasi pada Bayi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Available at: www.repository.unair.ac.id

Satari, H. I. (2018). Eradikasi Polio. Sari Pediatri, 18(3), 245–250

Sulistyoningrum, D., & Suharyo. (2017). Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Usia 9-12 Bulan Dan Faktor Determinan Di Kelurahan Randusari Kota Semarang Tahun 2017. Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro.

Sunaryo. (2014). Psikologi untuk Keperawatan. Jakarta: EGC

Swarjana, I. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Andi.

Triana, V. (2017). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas.

Yohana. (2011). Program Pengembangan Imunisasi dan Produk Vaksin Hepatitis B di Indonesia. Jakarta: Cermin Dunia Kedokteran.

Yuda, A., & Nurmala, I. (2018). Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Ibu Dengan Kepatuhan Imunisasi. 6, 86–94.

Downloads

Published

2023-06-28

How to Cite

Sutrisni, Dewi Kartika Sari, & Eka Lilyanti. (2023). The Relationship Between Parents Perceptions And The Completeness Of Basic Immunization In Infants Aged 12-24 Months At Posyandu Sakura Air Upas, Ketapang Regency, West Kalimantan Province In 2022. Journal of Global Research in Public Health, 8(1), 14–20. https://doi.org/10.30994/jgrph.v8i1.427

Issue

Section

Articles